iPhone terbaru di Tahun 2014: Malware Bernama Tyupkin Mungkinkan Penarikan Uang ...: ATM yang tersebar di dunia sudah cukup lama mempunyai risiko keamanan. Terlebih sistem operasi yang digunakan pada ATM-ATM tersebut sebagia...
Tuesday, December 16, 2014
Monday, December 8, 2014
Posted by Unknown on 8:48 PM with No comments
IT TRADING SOLUTION: Pengertian dan contoh gambar HDCVI CCTV Kamera: Arti HDCI, pengertian dan contoh gambar HDCVI CCTV Kamera HDCVI adalah teknologi revolusioner yang dapat mengirimkan kualitas video defin...
Thursday, December 4, 2014
Posted by Unknown on 10:20 PM with No comments
IP Camera itu bila menggunakan sensor CMOS sebagai alat pengambil gambarnya maka IP Camera dapat dibagi menjadi beberapa resolusi.Mulairesolusi yang paling kecil dengan resolusi VGA atau resolusi 640 x 480.Resolusi ini berarti memiliki 640 pixel di garis panjangnya dan 480 pixel di garislebarnya.Pixel atau kotak-kotak yang sangat kecil yang mengisi warna-warna pada IP camera ini akan terlihat bagus bila dilihat di ukuran yang sebenarnya pada sebuah layar monitor maupun LCD.Bila dilihat di area yang terlalu besar maka kotak-kotak kecil pada gambar IP Camera tersebut akan terlihat semakin besar karena kepadatan gambarnya semakin berkurang.Dan gambar akan terlihat kurang bagus.
Namun karena resolusinya yang kecil bukan berarti IP Camera ini tak memiliki keunggulan,dengan resolusi yang tidak begitu besar otomatis data yang ditransfer untuk proses perekaman akan juga semakin kecil.Apalagi jika kamera itu memuat kompresi data H264 maka selain hemat kapasitas Harddisk IP Camera ini juga akan memperingan proses penampilan gambar juga proses penyimpanan pada alat perekam atau Network Video Recording yang digunakan.
Lalu bagaimana dengan pilihan kamera yang harus dipilih.Untuk penggunaan sekedar pemantauan saja tanpa harus melihat detail hasil gambar yang dihasilkan IP camera VGA dengan kompresi H264 atau MJPEG jatuhnya akan jauh lebih murah bila dibandingkan dengan IP Camera dengan resolusi diatasnya.Keuntungannya dapat menghemat kapasitas Hardisk dan menghemat biaya penggunaan IP camera.
1 Mega Pixel vs 1,3 Mega Pixel vs 2 Mega Pixel
Ada beberapa resolusi yang dapat menghasilkan resolusi 1 Mega Pixel namun resolusi yang biasa umum untuk menggambarkan resolusi 1 MP adalah High Definition atau resolusi dengan jumlah pixel sebanyak 1280 x 720 pixel bila dikalikan jumlah luas pixel yang dihasilkan adalah 921.600 atau mendekati 1 Mega Pixel.Untuk resolusi 720p HD juga ada resolusi 1280 x 800 pixel.Bila dikalikan maka menghasilkan 1024000 pixel .Bila resolusi HD menghasilkan perbandingan 16 : 9 maka resolusi 1280 x 800 pixel menghasilkan perbandingan 16 :10 dan tentunya akan tampak sesuai dan lebih bagus bila resolusi layar monitor juga sama dengan resolusi IP Camera yang digunakan.
Lalu bagaimana dengan resolusi 1,3 MP.Resolusi ini menurut saya cukup bagus bila melihat hasil gambar yang biasa saya gunakan untuk Demo Kamera Resolusi ini menghasilkan gambar yang cukup bagus.Tapi perlu diingat lagi hasil yang diperoleh juga berpengaruh dari layar monitor yang digunakan dan penempatan serta settingan yang telah diatur pada kamera tersebut.
Hasil gambar IP Camera dengan penerangan yang cukup apalagi diluar ketika pada pagi atau siang hari tentunya akan jauh lebih baik bila dibandingkan dengan hasil gambar di pencahayaan yang kurang di dalam apalagi waktu di malam hari.
Untuk penjelasan tentang IP Camera 2 Mega Pixel,akan sama dengan resolusi-resolusi sebelumnya dimana hasil dari 2 Mega Pixel tersebut berasal dari perkalian sisi lebar dan panjang jumlah pixel tersebut.Untuk resolusi Full HD,resolusi gambar yang dihasilkan 1920 x 1080 atau biasa disebut juga dengan resolusi Full HD 1080p.Gambar yang dihasilkan akan semakin detail dan akan tampak lebih padat dari gambar di resolusi-resolusi sebelumnya.
Semoga sedikit penjelasan tersebut dapat menjadi sedikit gambaran pada anda yang ingin mencari kamera CCTV model IP Camera,dan lebih bijak dalam memilih kamera mana yang sesuai digunakan dengan kebutuhan.
Posted by Unknown on 8:32 PM with No comments
Kabel CCTV 3 jalur
Kabel CCTV 3 jalur ini terdiri dari jalur VIDEO, AUDIO serta ADAPTOR / POWER, kabel ini juga
biasanya sudah terpasang langsung beserta konektornya. Untuk kabel 3 jalur ini biasanya ukuranya
lebih kecil dibanding kabel Coaxial, karena sudah terpasang konektor kabel ini dijual sudah dalam
bentuk meteran. Umumnya dari 10 meter, 15 meter, 20 meter, sampai 30 meter, karena jika melebihi 30 –
biasanya sudah terpasang langsung beserta konektornya. Untuk kabel 3 jalur ini biasanya ukuranya
lebih kecil dibanding kabel Coaxial, karena sudah terpasang konektor kabel ini dijual sudah dalam
bentuk meteran. Umumnya dari 10 meter, 15 meter, 20 meter, sampai 30 meter, karena jika melebihi 30 –
50 meter tidak disarankan menggunakan kabel jenis 3 jalur ini karena ukuranya yang kecil
bisa mengurangi
bisa mengurangi
kualitas Audiomaupun Video. Untuk Anda yang ukuran kantor kecil, atau sebatas untuk memantau
jarak dekat bisa saja memakai
jarak dekat bisa saja memakai
kabel ini karena harganya yang relative lebih terjangkau.
Kabel Coaxial
Kabel Coaxial single line atau satu jalur video. Kabel jenis ini baik digunakan untuk jarak
jauh, karena kabel ini hanya untuk video maka
jauh, karena kabel ini hanya untuk video maka
untuk kabel power biasanya ditambahkan sendiri. Bisa dengan menggunakan StopKontak
di dekat Kamera CCTV atau menarik kabel
di dekat Kamera CCTV atau menarik kabel
sendiri dari pusat listrik. Kabel jenis ini biasanya dijual per Roll atau 300meter, kabelCoaxial
khusus CCTV biasanya bertipe RG59 dan
khusus CCTV biasanya bertipe RG59 dan
RG6. Pemilihan bahan , kelenturan dan kualitas juga berbeda beda tiap merk kabel. Jadi
perhatikan dulu sebelum membeli atau
perhatikan dulu sebelum membeli atau
memasang Kabel CCTV Anda.
Kabel Coaxial + Power
Kabel jenis ini secara fisik sama saja dengan kabel Coaxial biasa, hanya berbeda karena
kabel ini mempunyai
kabel ini mempunyai
gandengan kabel 2 jalur untuk Power Adaptor. Kabel Coaxial + Power ini lebih
memudahkan dalam pemasangan
memudahkan dalam pemasangan
Kamera CCTV karena tidak perlu repot, cukup menarik satu kabel untuk satu kamera
CCTV. Jenis sama saja
CCTV. Jenis sama saja
kebutuhan dan pemakaian.
Wednesday, November 5, 2014
Posted by Unknown on 10:44 PM with No comments
CCTV adalah sebuah kebutuhan untuk sebuah perusahaan yang menginginkan pemantauan yang lebih detail untuk suatu tempat yang di anggap perlu pemantauan 24jam.
CCTV sendiri bergam jenis bentuk kameranya ada yg khusus untuk Indoor, dan Outdoor
Jenis atau bentuk untuk kamera indoor sendiri
Ini kamera indoor doom
PTZ indoor
Jenis atau bentuk untuk kamera Outdoor sendiri
Kamera Outdoor (Bullet)
PTZ Outdoor
Pengertian PTZ
PTZ Camera (Pan, Tilt, Zoom)
Kalo anda butuh Jasa untuk Perawatan cctv juga bisa langsung saja klik Link berikut ini
www.hebros.co.id
CCTV sendiri bergam jenis bentuk kameranya ada yg khusus untuk Indoor, dan Outdoor
Jenis atau bentuk untuk kamera indoor sendiri
Ini kamera indoor doom
PTZ indoor
Jenis atau bentuk untuk kamera Outdoor sendiri
Kamera Outdoor (Bullet)
PTZ Outdoor
Pengertian PTZ
PTZ Camera (Pan, Tilt, Zoom)
Pan tilt zoom camera (biasa disingkat PTZ) adalah camera yang bisa bergerak ke kanan kiri (pan), naik turun (tilt)
dan melakukan fungsi zoom. PTZ camera terbagi ke dalam dua kategori,
yaitu: konvensional dan telemetry receiver. Perbedaannya terletak pada
kabel yang digunakan. Sistem konvensional memerlukan sedikitnya 10
penghantar (kabel isi 10), sedangkan telemetry receiver hanya membutuhkan kabel isi 2 saja. Lebih jelasnya mari kita lihat ilustrasi berikut ini:
Camera PTZ sistem konvensional terdiri atas:
1. Camera dari jenis box camera.
2. Lensa dari jenis zoom.
3. Motor pan tilt untuk menggerakan camera.
4. PTZ controller.
Untuk mengontrol pergerakan camera diperlukan PTZ controller. Controller ini memiliki dua jenis tegangan output, yaitu DC12V untuk lensa dan AC24V atau 220V untuk motor. Pada bagian tengahnya terdapat knop potensiometer yang bertuliskan Lens Speed. Fungsinya untuk mengatur kecepatan zoom, focus dan iris (kecuali jenis auto iris). Pada kecepatan max. gerakan zooming akan cepat, karena tegangan yang keluar adalah 12VDC. Pada kondisi speed min. gerakan zoom akan lambat dan halus, karena tegangan output dari controller berkurang. Adapun kecepatan gerakan motor tidak dapat diatur, karena sudah disesuaikan dengan standar umum.
Hingga saat ini sistem PTZ konvensional masih dipakai (tepatnya: dipertahankan!) di berbagai tempat, seperti di kawasan industri, bank, public area dan kantor pemerintahan. Sekalipun masih berfungsi, namun peralatannya kebanyakan sudah tergolong kuno. Keuntungan dari sistem PTZ konvensional adalah:
1. Camera dari jenis box camera.
2. Lensa dari jenis zoom.
3. Motor pan tilt untuk menggerakan camera.
4. PTZ controller.
Untuk mengontrol pergerakan camera diperlukan PTZ controller. Controller ini memiliki dua jenis tegangan output, yaitu DC12V untuk lensa dan AC24V atau 220V untuk motor. Pada bagian tengahnya terdapat knop potensiometer yang bertuliskan Lens Speed. Fungsinya untuk mengatur kecepatan zoom, focus dan iris (kecuali jenis auto iris). Pada kecepatan max. gerakan zooming akan cepat, karena tegangan yang keluar adalah 12VDC. Pada kondisi speed min. gerakan zoom akan lambat dan halus, karena tegangan output dari controller berkurang. Adapun kecepatan gerakan motor tidak dapat diatur, karena sudah disesuaikan dengan standar umum.
Hingga saat ini sistem PTZ konvensional masih dipakai (tepatnya: dipertahankan!) di berbagai tempat, seperti di kawasan industri, bank, public area dan kantor pemerintahan. Sekalipun masih berfungsi, namun peralatannya kebanyakan sudah tergolong kuno. Keuntungan dari sistem PTZ konvensional adalah:
1. Pan tilt head (motor) memakai tegangan biasa, sehingga instalasinya mudah dipahami.
2. Harga peralatannya relatif murah.
3. Analisa masalah di lapangan mudah dilakukan.
4.Operator tidak memerlukan pengetahuan khusus dalam mengoperasikannya.
Sedangkan kekurangan sistem PTZ konvensional ini, diantaranya adalah:
1. Memerlukan banyak penghantar -minimal kabel isi 10-, sehingga instalasinya lumayan berat.
2. Tegangan 12VDC untuk lensa tidak bisa mencapai jarak jauh, umumnya di bawah 200m saja.
3. Harga multicore cable (kabel isi banyak) untuk jarak jauh terbilang mahal.
4. Bentuk motor dan housing-nya besar, sehingga tidak kompak dan terkesan ketinggalan jaman.
5. Popularitasnya mulai tergeser oleh sistem Receiver dan Speed Dome Camera.
Berbeda dengan sistem konvensional, kesulitan dalam instalasi kabel bisa teratasi dengan memakai sistem Receiver. Perbedaan sistem ini dengan sistem konvensional diperlihatkan pada gambar di bawah ini:
Dengan adanya receiver,
maka kabel yang menuju camera cukup memakai kabel isi 2 saja.
Konsekuensinya, untuk mengontrol camera kita memerlukan satu unit keyboard sebagai pengganti controller. Receiver diletakkan sedekat mungkin
dengan motor dan camera, misalnya pada satu tiang yang sama. Oleh
karena receiver, motor dan camera jaraknya saling berdekatan, maka kabel
isi 10 yang dipakaipun tidak perlu panjang, cukup 1 meter saja bahkan
adakalanya kurang. Hal ini -sekali lagi- disebabkan karena receiver
hanya memerlukan kabel isi 2 dari keyboard. Jadi, yang mengalir di kabel ini bukan tegangan listrik, melainkan data
yang populer dengan sebutan RS-485. Agar dapat saling "berbicara", maka
keyboard dan receiver perlu memakai bahasa yang sama. Bahasa ini
disebut dengan istilah protokol. Salah satu protokol populer saat ini adalah Pelco-D. Untuk itu, setting protokol pada keyboard dan receiver harus sesuai (match).
Pemilihan protokol pada receiver dilakukan melalui DIP switch,
sedangkan pada keyboard selain DIP switch ada juga yang dipilih melalui
menu.
Ketentuan
umum lainnya adalah: satu camera, satu receiver. Jadi, apabila ada 5
titik camera, maka kita memerlukan 5 unit receiver. Untuk membedakannya,
maka setiap receiver harus memiliki address sendiri. Pengaturan yang
paling bagus adalah camera no. 1 memiliki receiver dengan address 001,
camera 2 address receiver 002, camera 3 address receiver 003 dan
seterusnya hingga mencapai jumlah maksimum tertentu (bisa 32, 64, 128
atau 255 address tergantung spesifikasi dari factory). Sangat disarankan
agar receiver dan keyboard berasal dari merk yang sama agar diperoleh
kompatibilitas penuh. Tetapi jika hanya untuk aplikasi pan, tilt dan
zoom saja, perbedaan merk ini bisa diabaikan selama keduanya bekerja
pada protokol yang sama. Namun fungsi lain di luar itu tidak akan
bekerja, misalnya fungsi Auto Pan dan Camera Menu.
![]() |
| Indoor PTZ Receiver |
Keuntungan sistem Receiver:
1. Instalasi kabel lebih ringan.
2. Jarak keyboard dan receiver bisa mencapai hingga 1200m.
3. Biaya kabel bisa ditekan secara signifikan.
4. Memiliki kehandalan yang tinggi.
5. Tersedia receiver untuk aplikasi indoor maupun outdoor.
Kekurangannya antara lain:
1. Harga receiver dan keyboard masih terbilang mahal.
2. Tidak bisa melakukan fungsi preset, pattern, tour dan lainnya.
(nantikan penjelasannya pada pembahasan Speed Dome Camera)
(nantikan penjelasannya pada pembahasan Speed Dome Camera)
3. Fungsi tombol-tombol pada keyboard sering membingungkan operator.
4. Joystick keyboard adakalanya patah dan sulit diperbaiki.
5. Pada keadaan tertentu keyboard suka macet.
Kalo anda butuh Jasa untuk Perawatan cctv juga bisa langsung saja klik Link berikut ini
www.hebros.co.id
Tuesday, October 28, 2014
Posted by Unknown on 2:07 AM with 1 comment
ATM (bahasa Indonesia: Anjungan Tunai Mandiri atau dalam bahasa Inggris:Automated Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang mengijinkan nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan mereka tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia. Banyak ATM juga mengijinkan penyimpanan uang atau cek, transfer uang atau bahkan membeli perangko.
ATM sendiri membutuhkan keamanan dalam menjalankan tugasnya sebagai mesin
Keamanan ATM telah berubah menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak. Transaksi ATM yang cepat dan nyaman, tetapi mesin ATM tersebut terlalu rentan terhadap kegiatan kriminal jika tidak dilindungi dengan benar. Penggunaan video pemantau, atau kamera cctv dapat membantu untuk memastikan bahwa transaksi ATM aman.
Terimakasih atas kunjungannnya.
ATM sendiri membutuhkan keamanan dalam menjalankan tugasnya sebagai mesin
Keamanan ATM telah berubah menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak. Transaksi ATM yang cepat dan nyaman, tetapi mesin ATM tersebut terlalu rentan terhadap kegiatan kriminal jika tidak dilindungi dengan benar. Penggunaan video pemantau, atau kamera cctv dapat membantu untuk memastikan bahwa transaksi ATM aman.
Manfaat Pemantauan ATM menggunakan cctv
Mencegah terjadinya hal yang tidak di inginkan. Kehadiran kamera cctv dapat meningkatkan tingkat keselamatan di sekitar ATM, sehingga lebih kecil kemungkinannya bahwa pelanggan akan dihadapkan dengan penjahat ketika saat menggunakan mesin ATM atau sedang mengambil uang di ATM.
Mencegah penggelapan ATM - perangkat khusus untuk merekam informasi dari strip magnetik pada kartu bank. Kamera cctv ATM dapat merekam sebuah kejadian penggelapan kartu ATM ataupun Pencurian uang ATM.
Sebuah sistem video surveillance yang tepat akan mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dan pemasangan kamera tersembunyi/ kamera Pinhole sangat membantu di saat terjadi hal yang tak diinginkan.
Penyidikan - kamera cctv dapat memberikan bukti visual yang berharga untuk kejahatan yang melibatkan mesin uang/ATM. Pencarian melalui rekaman cctv untuk waktu dan tanggal tertentu di saat kejadian tindak kriminal.
Kerusakan kamera cctv - Jika penjahat berhasil merusak atau mengutak-atik kamera cctv, maka sinyal video bisa hilang. Untuk daerah dengan pengoprasian 24-jam ATM, langkah-langkah keamanan lainnya seperti pencahayaan yang tepat dan kehadiran keamanan secara fisik dapat membantu untuk menjaga keamanan si ATM tersebut.
Untuk pemasangan kamera pengintai ATM hal yang perlu di perhatikan
Ketika mengimplementasikan instalasi kamera cctv ATM, pertimbangkan beberapa faktor berikut: Apakah mesin ATM beroprasi 24 jam setiap hari? Apakah ATM terletak di dekat bank tersebut? Seperti apa kehadiran keamanan secara fisik, apakah ada, patroli di daerah tersebut? Apakah mesin dibiarkan tanpa di jaga dalam waktu 24jam? Seperti apa kawasan mesin ATM nya? Apakah ada sejarah kejahatan?
Saran pemasangan kamera keamanan mesin ATM
Instalasi kamera keamanan dalam ATM harus mendapatkan hasil gambar yang jelas dan rinci dari seluruh transaksi. Posisi kamera sebisa mungkin untuk memantau daerah sekitar mesin ATM untuk dapat melihat aktivitas yang mencurigakan. usahakan juga untuk dapat menyorot muka pengguna mesin ATM tersebut supaya lebih mudah untuk di kenali suatu waktu terjadi kejahatan.
Kami menyediakan layanan JASA pemasangan, perbaikan dan perawatan untuk cctv ATM
Karna selain pemasangan, kamera ATM juga harus di pantau kinerjanya supaya disaat terjadi sesuatu yang tidak di inginkan dapat terekam dengan jelas dan baik agar bisa di proses ke pihak berwajib dan bisa terungkap pelaku kejahatan yang terekam tersebut.
Untuk lebih jelasnya anda bisa langsung menghubungi marketing kami
Kami menyediakan layanan JASA pemasangan, perbaikan dan perawatan untuk cctv ATM
Karna selain pemasangan, kamera ATM juga harus di pantau kinerjanya supaya disaat terjadi sesuatu yang tidak di inginkan dapat terekam dengan jelas dan baik agar bisa di proses ke pihak berwajib dan bisa terungkap pelaku kejahatan yang terekam tersebut.
Untuk lebih jelasnya anda bisa langsung menghubungi marketing kami
Terimakasih atas kunjungannnya.
Thursday, October 16, 2014
Posted by Unknown on 9:09 PM with No comments
IT TRADING SOLUTION: Akses kontrol pintu: Akses kontrol pintu adalah sebuah sistem yang dapat atau untuk membatasi pengguna untuk mengakses suatu ruangan dengan menempatkan sistem ...
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)







.jpg)
.jpg)

.jpg)